UJIAN TENGAH SEMESTER (SEMINAR PERSPEKTIF DAN TEORI MEDIA) – VERDY FIRMANTORO (1906341624)

Merujuk pada bahan bacaan yang ditelaah dari SAP awal sampai pertengahan semester ini, dengan mengelaborasi beberapa pandangan inti dari sumber bacaan, rumusan penelitian saya sebagai berikut:

Bagaimana praktik (produksi dan konsumsi) jurnal terindeks scopus sebagai industri pengetahuan?

  1. Bagaimana jurnal terindeks scopus menjadi kapital yang mendukung industri pengetahuan?
  2. Bagaimana bentuk-bentuk habitus para akademisi di Indonesia yang mengarah pada industri pengetahuan?
  3. Bagaimana selanjutnya praktik (produksi dan konsumsi) jurnal terindeks scopus menjadi sarana pembeda (distingsi) kelas sosial bagi akademisi di Indonesia?

Secara umum, riset ini berada dalam payung ekonomi politik berkaitan dengan industri pengetahuan (konowledge industry). Melalui riset ini akan mengeksplorasi dan membongkar praktik (produksi dan konsumsi) jurnal terindeks scopus sebagai industri pengetahuan. Kemudian, saya menurunkan (mem-breakdown) dalam bentuk pertanyaan-pertanyan lanjutan dalam rangka menggali lebih detail maksud pertanyaan utama. Pada bagian (a), penggalian data dapat dikaitkan bahwa setiap akademisi dituntut menerbitkan artikelnya di jurnal terindeks scopus. Sejauhmana kepemilikan kapital (seperti budaya, ekonomi, simbolik, digital) dapat mendukung dalam arena pertarungan industri jurnal khususnya dan industri pengetahuan secara keseluruhan. Pada bagian (b), menggunakan konsep habitus Bourdieu dapat merefleksikan nilai-nilai sosial yang diyakini oleh para akademisi sampai membentuk pola pikir dan pola sikap tertentu yang mengarah pada industri pengetahuan. Dengan melihat dari praktik-praktik keseharian yang dilakukan oleh para akademisi di Indonesia, seperti obsesi citation selfie (self-citation) yang berlebihan untuk mencapai h-index, mengejar promosi jabatan atau insentif hasil publikasi dengan mengabaikan standar atau kualitas karya jurnal termasuk melakukan pelanggaran-pelanggaran etika publikasi ilmiah. Selanjutnya, pada bagian (c), praktik (produksi dan konsumsi) jurnal terindeks scopus memungkinkan masuk pada tataran menjadi sarana pembeda (distingsi) kelas sosial bagi akademisi di Indonesia. Dalam konteks tersebut menempatkan bahwa jurnal tidak lagi sebagai sarana atau ruang transfer pengetahuan, melainkan memosisikan jurnal sebagai komoditas yang dikontrol oleh rezim industri. Lebih lanjut, mengeksplorasi sejumlah fakta terkait kemitraan pengelola jurnal dengan pihak scopus yang memberikan garansi terbit dengan membayar sejumlah anggaran tertentu semakin mengokohkan bahwa industri pengetahuan bukan hanya wacana, melainkan sudah terlegitimasi sebuah praktik yang riil. Oleh karena itu, telaah dari riset ini sangat berguna dengan memahami produksi dan konsumsi jurnal dalam ruang akademik dikaitkan dengan pertanyaan-pertanyaan kunci seperti keadilan, kekuasaan dan kesetaraan yang dilihat melalui pendekatan ekonomi politik dengan melihat perubahan budaya termasuk sejarah pengetahuan di dalamnya.

Referensi

Bourdieu, P. (1977) Outline of a Theory of Practice. Cambridge: Cambridge University Press.

Bourdieu, P. (1984). Distinction: A Social Critique of the Judgement of Taste. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Couldry, N. (2004). Theorising Media as Practice. Social Semiotics, 14 (2), h. 115-132.

Couldry, N. (2012). Media, Society, World: Social Theory and Digital Media Practice. Cambridge, UK, and Malden, MA: Polity Pres.

de Certeau, M. (1984). The Practice of Everyday Life. University of California Press: Berkeley.

Hesmondhalgh, D. (2010) “Media industry studies, media production studies”, in J. Curran (ed.) Media and Society, London: Bloomsbury Academic.

Hesmondhalgh, D., & Toynbee, J. (Eds.). (2008). The Media and Social Theory. London & New York: Routledge.

Pink, S. dkk. (2016). Digital Ethnography: Principles and Practice. London: Sage Publications.

Sum, N.L. & Jessop, B. (2013). Towards a Cultural Political Economy: Putting Culture in Place in Political Economy. Cheltenham, UK – Northampton, MA, USA: Edward Elgar Publishing.

Warde, A. (2014). ‘After taste: Culture, consumption and theories of practice’. Journal of Consumer Culture, 14 (3), 279-303.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *